Artikel Hadits  Kembali

Bersyukur Atas Semua Nikmat yang Allah Berikan
Oleh : Ustadz Musih Rasyid

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ غَنَّامٍ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ((مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ: اللهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ، فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ، فَقَدْ أَدَّى شُكْرَ ذَلِكَ الْيَوْمَ)).

Dari Abdullah bin Ghanam radhiAllah anhu, bahwa Rasulullah sallahu alaihi wa salam bersabda : “Barangsiapa di pagi hari membaca; ‘Allahumma ma ashbaha bi min ni’matin aw bi ahadin min khalqika fa minka wahdaka la syarika laka fa lakal hamdu wa lakasy syukru,’( “Ya Allah, nikmat apapun yang ada padaku di waktu pagi atau yang ada pada setiap makhluk-Mu, semuanya hanya dari-Mu semata, tiada sekutu bagi-Mu, bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu segala syukur.” ) maka sungguh dia telah memenuhi syukurnya pada hari itu.’( Hr Imam Nasa'i dalam ‘Amal al-Yaum wa al-Lailah )

Pelajaran yang terdapat didalam hadist :

  1. Bersyukur adalah berterima kasih atas semua nikmat yang Allah berikan kepada kita, bagaimanapun keadaan kita tersebut, karena hakikatnya semua yang di berikan Allah kepada kita, itulah yang terbaik untuk kita.
  2. Dalam Madarijus Salikin Ibnul Qoyim mengatakan bahwa bersyukur itu dengan menunjukan adanya nikmat Allah pada dirinya berupa pujian yang terucap dari lisannya dengan sadar bahwa kita sudah diberikan nikmat oleh Allah.
  3. Tidak cukup dengan lisan, tapi harus ada juga keluar dari dalam hatinya, yaitu berupa persaksian dan kecintaannya kepada yang maha kuasa yaitu Allah Azza Wa Jalla.
  4. Dan terakhir kita menunjukan rasa syukur adalah dengan anggota badan dengan melakukan ketaatan kepadaNya.
  5. Syarat Syukur.
    Jadi ada 3 syarat seseorang di katakan bersyukur, yaitu:
    1. Mengucapkan dengn lisannya berupa pujian kepada Allah.
    2. Membenarkan dalam hati dengan persaksian dan juga rasa cinta kepada Allah.
    3. Anggota tubuh melakukan semua ketaatan dengan amaliyah agama yang di syariatkan

Tema hadist yang berkaitan dengan al quran :

  1. Syukur adalah ibadah,
    فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلا تَكْفُرُونِ 
    Artinya: “Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah ingkar” [QS. Al Baqarah: 152]
  2. Bersyukur adalah perintah, dan menjalankannya adalah suatu ibadah yang akan mendatangkan pahala.
    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
    Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah” [QS. Al Baqarah: 172].
  3. Bersyukur akan mendatangkan ridha Allah,
    إِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنْكُمْ وَلا يَرْضَى لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ وَإِنْ تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ 
    Artinya: “Jika kalian ingkar, sesungguhnya Allah Maha Kaya atas kalian. Dan Allah tidak ridha kepada hamba-Nya yang ingkar dan jika kalian bersyukur Allah ridha kepada kalian” [QS. Az-Zumar: 7].
  4. Bersyukur akan menghindarkan dari adzab Allah,
    مَا يَفْعَلُ اللَّهُ بِعَذابِكُمْ إِنْ شَكَرْتُمْ وَآمَنْتُمْ وَكانَ اللَّهُ شاكِراً عَلِيماً
    Artinya:  “Tidaklah Allah akan mengadzab kalian jika kalian bersyukur dan beriman. Dan sungguh Allah itu Syakir lagi Alim” [QS. An-Nisa: 147].
  5. Bersyukur akan menambah nikmat,
    وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لأزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
    Artinya: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mengumumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’” [QS. Ibrahim: 7].
  6. Bersyukur akan mendapatkan ganjaran, ganjaran di dunia dan juga di akhirat kelak,
     وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ
    Artinya: “Dan sungguh orang-orang yang bersyukur akan kami beri ganjaran” (QS. Al Imran: 145).


Sumber : One Day One Hadits