Artikel Hadits  Kembali

Penegakan Hukuman Bagi Orang-orang yang Dzalim
Oleh : Ustadz Muslih Rasyid

عن أَبي هريرة رضي الله عنه: أن رَسُول الله صلى الله عليه وسلم قَالَ: ((لَتُؤَدُّنَّ الحُقُوقَ إِلَى أهْلِهَا يَومَ القِيَامَةِ، حَتَّى يُقَادَ للشَّاةِ الجَلْحَاءِ مِنَ الشَّاةِ القَرْنَاءِ)). رواه مسلم.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu bahawasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: “Sungguh semua hak akan dikembalikan kepada pemiliknya di hari kiamat, sampai diqisas dari kambing yang tidak punya tanduk, kepada kambing bertanduk (yang pernah menanduk).” (HR. Ahmad 7404 & Muslim 6745)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:

  1. Termasuk keadilan Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah menegakkan qishash(hukuman)di antara makhluk di hari kiamat.
  2. Tidak ada makhluk yang didzalimi di dunia oleh yang lain kecuali akan Allah kembalikan haknya di hari kiamat, bahkan diantara hewan.
  3. Akan didatangkan orang yang dzalim dan yang didzalimi, sekecil apapun kedzaliman tersebut, baik berupa:
    1. Kedzaliman harta. Merampas harta orang lain dengan cara yang batil. Seperti: pencurian, perampokan, korupsi, penipuan, hutang.
    2. Kedzaliman kehormatan. Menodai kehormatan orang lain. Seperti: berzina, mengumpat, ghībah (membicarakan kejelekan orang lain), memfitnah, tuduhan palsu.
    3. Kedzaliman fisik. Melukai fisik orang lain. Seperti: pemukulan, pembunuhan dan lain-lain.
  4. Oleh karena itu seorang Muslim di dunia apabila berbuat dzalim maka hendaknya:
    • Bersegera untuk minta maaf.
    • Dan mengembalikan hak orang yang pernah dia dzalimi.

Tema hadist yang berkaitan dengan Al qur'an :

  • Orang yang didzalimi di dunia boleh membalas dengan balasan yang setimpal. Akan tetapi tidak boleh dia membalas dengan berlebihan, karena dengan demikian justru dia menjadi orang yang dzalim yang akan diambil kebaikannya. Dan apabila dia memaafkan maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberikan pahala yang besar.
    وَجَزَٲٓؤُاْ سَيِّئَةٍ۬ سَيِّئَةٌ۬ مِّثۡلُهَا‌ۖ فَمَنۡ عَفَا وَأَصۡلَحَ فَأَجۡرُهُ ۥ عَلَى ٱللَّهِ‌ۚ إِنَّهُ ۥ لَا يُحِبُّ ٱلظَّـٰلِمِينَ
    “Dan balasan sebuah kejelekan adalah kejelekan yang setimpal. Dan barang siapa yang memaafkan dan memperbaiki, maka pahalanya atas Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak mencintai orang-orang yang dzalim.” [QS Asy Syura: 40]


Sumber : ONE DAY ONE HADITS  alhadist.com