Artikel Hadits  Kembali

Berdusta Atas Nama Nabi sallahu alaihi wa salam di Neraka Tempatnya
Oleh : Ustadz Muslih Rasyid

: عن المغيرة بن شعبة رضي الله عنه ان رسول الله ﷺ قال: إِنَّ كَذِبًا عَلَىَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ ، مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ

Dari al-Mughiroh bin Syu’bah radhiallahu ‘anhu bahwasan nya Rasulullah ﷺ bersabda : Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta pada selainku. Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di neraka.” (HR. Bukhari no. 1291 dan Muslim no. 4).

Pelajaran yang terdapat didalam hadist :

  1. Berdusta atas nama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam termasuk dosa besar, bahkan bisa kafir.
  2. Pembahasan ini bermaksud menunjukkan bahayanya menyampaikan hadits-hadits palsu yang tidak ada asal usulnya sama sekali dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  3. Jadi intinya, siapa saja yang berdusta atas nama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ia telah berbuat dosa besar dan hukumannya bisa masuk neraka. Sedangkan orang yang berdusta atas nama seseorang, itu sama saja meremehkan dan merendahkan kehormatannya.
  4. Seperti apa sih bentuk dusta atas nama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Misal, berkata tentang hadist nabi padahal tidak ada yang membuktikan bahwa hadist tersebut shahih dan tercantum dalam kutubusittah lainnya. Semoga Allah memberi taufik dan hidayah.

Tema hadist yang berkaitan dengan al quran :

  • Berdusta atas nama Nabi Muhammad Sallahu alaihi wa salam merupakan bentuk dusta atas nama Allah Subhanahu wa ta'ala. Mengingat apa yang diperintahkan oleh Nabi Muhammad sallahu alaihi wa salam juga diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala, maka apa pun perkataan yang menyangkut tentang hadist haruslah tercantum lengkap siapa periwayatnya dan jelas asbab al wurudnya alias faktor yang melatarbelakangi munculnya sebuah hadist. Terkait hal dusta, di dalam Alquran
    إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ
    Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.(QS. An-Nahl ayat 105).


Sumber : ONE DAY ONE HADITS  alhadist.com