Artikel Hadits  Kembali

Menyegerakan Kebaikan
Oleh : Ustadz Muslih Rasyid

عن جابر رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رجل للنبي صلى الله عليه وسلم يَومَ أُحُد: أَرَأيتَ إنْ قُتِلتُ فَأَيْنَ أَنَا؟ قَالَ: ((في الجنَّةِ)) فَأَلْقَى تَمَرَاتٍ كُنَّ في يَدِهِ، ثُمَّ قَاتَلَ حَتَّى قُتِلَ. مُتَّفَقٌ عَلَيهِ.

Dari Jabir Radhiyallahu ’Anhu katanya: Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam pada hari perang Uhud: "Bagaimanakah pendapat Tuan jikalau saya terbunuh, di manakah tempatku?" Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:
"Dalam syurga."
Orang tersebut lalu melemparkan beberapa buah kurma yang masih di tangannya kemudian berperang sehingga ia dibunuh - mati syahid." (Muttafaq 'alaih)

Pelajaran yang terdapat dalam hadist:

  1. Perintah untuk bergegas didalam kebaikan dengan kesungguhan tanpa keraguan.
  2. Begitu kecintaan para sahabat untuk menolong Islam dan berharap untuk gugur di medan perang sebagai syuhada karena Allah Subhanahu Wata’ala dan pahala akhirat (surga)

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:

  1. Menganjurkan kepada orang menuju kebaikan
    وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
    Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, [Surat Aal-E-Imran : 133]
  2. Hebatnya orang yang mati syahid
    وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ يُقْتَلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتٌ ۚ بَلْ أَحْيَاءٌ وَلَٰكِنْ لَا تَشْعُرُونَ
    Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya. [Surat Al-Baqarah : 154].


Sumber : ONE DAY ONE HADITS