| No | No Hadits | Isi |
| 1 | 2367 | Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya telah mengabarkan kepada kami Abu Mu'awiyah dari Hisyam bin Urwah dari bapaknya dari Aisyah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Kalau bukanlah karena kaummu yang baru saja meninggalkan kekufuran, akan kurombak Ka'bah dan kubangun di atas pondasi Ibrahim. Sebab, dulu orang-orang Quraisy mempersimpatnya saat mereka membangunnya. Dan aku akan membuatkannya pintu belakang." Dan Telah menceritakannya kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Abu Kuraib keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair dari Hisyam dengan isnad ini.(Shahih) |
| 2 | 2368 | Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya ia berkata, saya telah membacakan kepada Malik dari Ibnu Syihab dari Salim bin Abdullah bahwa Abdullah bin Muhammad bin Abu Bakr Ash Shiddiq telah mengabarkan kepada Abdullah bin Umar dari Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: "Tidakkah kamu lihat, bahwa ketika kaummu membangun Ka'bah, mereka mempersempitnya dari Asas Ibrahim?" Aisyah berkata; Kukatakan, "Apakah Anda akan mengembalikannya pada Asas Ibrahim?" maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Sekiranya bukan karena kaummu yang baru saja meninggalkan kekufuran, niscaya aku akan melakukannya." Abdullah bin Umar berkata; Duh sekiranya Aisyah mendengar hal ini langsung dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam!" Setahuku Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah terlihat meninggalkan pengusapan dua rukun dekat Hijr, hanya saja pembangunan Baitullah di atas Asas Ibrahim belum sempurna ketika itu.(Shahih) |
| 3 | 2369 | Telah menceritakan kepadaku Abu Thahir telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Wahb dari Makhramah -dalam riwayat lain- Dan telah menceritakan kepadaku Harun bin Sa'id Al Aili Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb telah mengabarkan kepadaku Makhramah bin Bukair dari bapaknya ia berkata, saya mendengar Nafi' Maula Ibnu Umar berkata, saya mendengar Abdullah bin Abu Bakr bin Abu Quhafah menceritakan dari Abdullah bin Umar dari Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kalau bukanlah karena kaummu yang baru saja meninggalkan masa jahiliyah, akan kupakai dana Ka'bah untuk memperbaikinya; pintunya akan kubuat sampai ke tanah, dan hijir kumasukkan ke dalamnya."(Shahih) |
| 4 | 2370 | Dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Hatim telah menceritakan kepadaku Ibnu Mahdi Telah menceritakan kepada kami Salim bin Hayyan dari Sa'id bin Mina` ia berkata, saya mendengar Abdullah bin Zubair berkata, telah menceritakan kepadaku bibikku yakni Aisyah, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai Aisyah! Kalaulah bukan karena kaummu baru saja keluar dari syirik, akan kupugar Ka'bah kembali. Kubuat pintunya dua buah, satu menghadap ke timur dan satu lagi ke barat. Kemudian akan kutambah lebarnya enam hasta dari hijir. Sesungguhnya orang-orang Quraisy telah memperkecilnya ketika dahulu mereka memugarnya.(Shahih) |
| 5 | 2371 | Telah menceritakan kepada kami Hannad bin As Sariya Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Zaidah telah mengabarkan kepadaku Ibnu Abu Sulaiman dari Atha` ia berkata Ketika Baitullah terbakar pada masa Yazid bin Mu'awiyah tatkala diperangi oleh penduduk Syam, dia perintahkan agar Baitullah dibiarkan apa adanya. Ibnu Zubair juga membiarkannya hingga orang-orang datang pada musim haji dengan maksud agar Ibnu Zubair bisa menggerakkan orang-orang itu untuk melawan penduduk Syam. Setelah orang-orang pergi ke Baitullah, Ibnu Zubair berkata, "Saudara-saudara, berilah aku petunjuk (saran) tentang Ka'bah! Apakah aku harus membongkarnya lalu aku membangun kembali, akau aku perbaiki bagian-baigian yang rusak saja?" Ibnu Abbas menjawab, "Aku mempunyai pendapat tentang Ka'bah tersebut. Menurutku, sebaiknya Anda memperbaiki bagian-bagian yang rusak saja dan biarkanlah Baitullah dalam keadaan seperti ketika orang-orang dulu baru mulai memeluk Islam. Biarkan pula batu-batu seperti ketika orang-orang baru mulai memeluk Islam dan seperti ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diutus." Ibnu Zubair mengingatkan, "Seandainya salah seorang diantara kalian rumahnya terbakar, tentu ia tidak akan rela sehingga dia membangunnya kembali dengan sebaik-baiknya, padahal ini adalah rumah Rabb kalian. sesungguhnya aku akan beristikharah untuk meminta petunjuk kepada Rabb-ku selama tiga kali, baru kemudian aku akan menetunkan keputusanku." Setelah tiga kali istikharah, maka Ibnu Zubair memastikan pendapatnya untuk membongkar Ka'bah. Orang- orang menghindari dari Baitullah, jangan-jangan ada bencana dari atas yang akan menimpa orang yang naik ke Baitullah kali pertama, sehingga ada seorang memanjat lalu menjatuhkan batunya. Setelah orang-orang melihat tidak ada sesuatu yang menimpa pemanjat tersebut, barulah orang-orang berduyun-duyun merobohkannya hingga rata dengan tanah. Kemudian Ibnu Zubair memancangkan beberapa tiang lalu memasang tabir sampai kemudian bangunan tersebut meninggi. Ibnu Zubair berkata; Aku pernah mendengar Aisyah berkata bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seandainya orang-orang tidak baru saja meninggalkan kekufuran dan seandainya aku mempunyai biaya yang cukup untuk membangun Baitullah sekarang ini, maka tentu aku sudah memasukkan hijr dan aku buat satu pintu masuk serta satu pintu keluar." Ibnu Zubair berkata, "Sekarang aku sudah mempunyai biaya dan aku tidak khawatir terhadap keimanan kaum muslimin." Atha berkata; Lalu Ibnu Zubair menambah luas Baitullah sebanyak lima hasta di bagian Hijr, kemudian ia menjelaskan posisi pondasi dengan dilihat orang banyak., lalu diantas pondasi itu didirikan bangunan. Panjang Ka'bah semual dua belas hasta tetapi setelah diperluas maka panjangnya tampak pendek, sehingga panjangnya ditambah sepuluh hasta. Lalu dibuat dua pintu, satu pintu masuk, dan satu pintu keluar. Setelah Ibnu Zubair terbunuh, Al Hajjaj mengirim surat kepada Abdul Malik bin Marwan untuk memberitahukan hal itu kepadanya, juga untuk memberitahukan bahwa Ibnu Zubair telah membuat bangunan di pondasi yang telah dilihat oleh kebanyakan penduduk Makkah. Jadi Abdul Malik membalas surat Al Hajjaj; "Kami sedikit pun tidak mengikuti kesalahan Ibnu Zubair. Tentang penambahan panjang Ka'bah oleh Ibnu Zubair, maka aku tetapkan, adapun penambahan luas Ka'bah di Hijr oleh Ibnu Zubair, maka kembalikanlah seperti keadaan sebelumnya dan tutuplah pintu yang dibuat oleh Ibnu Zubair." Lalu Ibnu Hajjaj pun membongkar Ka'bah dan mengembalikannya seperti keadaan semula.(Shahih) |
| 6 | 2372 | Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Hatim Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bakr telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij ia berkata, saya mendengar Abdullah bin Ubaid bin Umair dan Al Walid bin Atha` keduanya menceritakan dari Al Harits bin Abdullah bin Abu Rabi'ah -Abdullah bin Ubaid berkata- Al Harits bin Abdullah datang sebagai utusan kepada Abdul Malik bin Marwan pada masa pemerintahannya. Abdul Malik berkata, "Aku tidak menduga bahwa Abu Khubaib yakni Ibnu Zubair mendengar dari Aisyah, yang ia berdalih bahwa ia mendengarnya dari Aisyah." Al Harits berkata, "Benar, saya juga telah mendengar tentang hal itu dari Aisyah. Aisyah berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Sesungguhnya kaummu telah memperkecil bangunan Baitullah. Sekiranya bukan karena mereka baru saja meninggalkan kesyirikan, niscaya saya akan mengembalikan apa yang mereka tinggalkan. Maka jika kaummu akan membangunnya sepeninggalku, maka kemarilah akan kuperlihatkan seberapa panjang yang mereka tinggalkan itu.' Maka aku pun melihatnya, yakni kurang lebih sepanjang tujuh hasta." Ini adalah haditsnya Abdullah bin Ubaid. Kemudian Al Walid bin Atha` menambahkan; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dan aku benar-benar akan membuatkannya dua pintu yang keduanya sampai ke tanah. Yakni sebelah Timur dan Barat. Tahukah kamu, kenapa kaummu meninggikan pintunya?" Aisyah berkta; Aku menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Yaitu, agar tidak ada yang dapat masuk ke dalamnya kecuali orang-orang tertentu yang mereka izinkan. Jika ada seseorang yang ingin masuk ke dalamnya, mereka membiarkannya memanjat hingga hampir saja akan memasukinya, baru kemudian mereka menghalanginya hingga orang tersebut terjatuh." Abdul Malik bertanya kepada Al Harits, "Apakah kamu mendengar Aisyah mengatakan hal ini?" Al Harits menjawab, "Ya." Kemudian Abdul Malik pun memukul-mukulkan tongkatnya sesaat lalu berkata, "Aku lebih suka kalau aku meninggalkannya dan apa yang menjadi bebannya." Dan Telah menceritakannya kepada kami Muhammad bin Amru bin Jablah Telah menceritakan kepada kami Abu Ashim -dalam riwayat lain- Dan Telah menceritakan kepada kami Abdu bin Humaid telah mengabarkan kepada kami Abdurrazzaq keduanya dari Ibnu Juraij dengan isnad ini, yakni sebagaimana hadits Ibnu Bakr.(Shahih) |
| 7 | 2373 | Dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Hatim Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Bakr As Sahmi Telah menceritakan kepada kami Hatim bin Abu Shaghirah dari Abu Qaza'ah bahwasanya; Ketika Abdul Malik bin Marwan thawaf di Baitullah, tiba-tiba dia berkata, "Semoga Allah mencelakai Ibnu Zubir, karena dia mendustakan Ummul Mukminin." Ibnu Zubair berkata; Aku pernah mendengar Aisyah berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai Aisyah, kalau saja bukan karena kaummu yang baru saja meninggalkan kekufuran, tentu aku sudah membongkar Baitullah sehingga aku tambah luasnya di bagian Hijr, karena kaummu telah mempersempit bangunannya (bila diukur dengan pondasi yang dibuat oleh Nabi Ibrahim." Al Harits bin Abdullah bin Abu Rabi'ah berkata, "Jangan berkata begitu wahai Amirul mukminin, karena aku pernah mendengar Amirul Mukminin telah berkata yang demikian itu." Abdul Malik bin Marwan berkata, "Seandainya aku pernah mendengar hadits tersebut sebelum aku merombak Ka'bah, tentu aku biarkan saja bangunan yang telah diperbaiki oleh Ibnu Zubair."(Shahih) |