Daftar Hadits riwayat Muslim


Kitab : SHALATNYA MUSAFIR DAN PENJELASAN TENTANG QASHAR
Bab : Waktu terlarang untuk melaksanakan shalat
[Kembali]

No No Hadits Isi
1 1366 Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya ia berkata, saya telah membacakan kepada Malik dari Muhammad bin Yahya bin Habban dari Al A'raj dari Abu Hurairah bahwasanya; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang shalat sesudah shalat Asar hingga matahari terbenam, dan sesudah shalat Shubuh hingga matahari terbit."(Shahih)
2 1367 Dan telah menceritakan kepada kami Dawud bin Rusyaid dan Isma'il bin Salim semuanya dari Husyaim -Dawud- berkata, telah menceritakan kepada kami Husyaim telah mengabarkan kepada kami Manshur dari Qatadah ia berkata, telah mengabarkan kepada kami Abul 'Aliyah dari Ibnu Abbas ia berkata, "Saya mendengar lebih dari seorang dari kalangan sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam termasuk di ataranya adalah Umar bin Al Khaththab -dan ia adalah yang paling saya cintai di antara mereka- bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang shalat sesudah shalat Shubuh hingga matahari terbit dan sesudah shalat Asar hingga matahari terbenam." Dan telah menceritakannya kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Syu'bah -dalam jalur lain- Dan telah menceritakan kepadaku Abu Ghassan Al Misma'i telah menceritakan kepada kami Abdul A'la telah menceritakan kepada kami Sa'id -dalam jalur lain- Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Mu'adz bin Hisyam telah menceritakan kepadaku bapakku mereka semua dari Qatadah dengan isnad ini, hanya saja di dalam haditsnya Sa'id dan Hisyam; "Setelah shalat Shubuh hingga matahari terbit."(Shahih)
3 1368 Telah menceritakan kepada kami Harmalah bin Yahya telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb telah mengabarkan kepadaku Yunus bahwa Ibnu Syihab telah mengabarkan kepadanya, ia berkata, telah mengabarkan kepadaku 'Atha` bin Yazid Al Laitsi bahwa ia mendengar Abu Sa'id Al Khudri berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak boleh shalat sesudah Ashar hingga matahari terbenam dan tidak boleh shalat sesudah shalat Fajar hingga matahari terbit."(Shahih)
4 1369 Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya ia berkata, saya telah membacakan kepada Malik dari Nafi' dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kamu menunggu-nunggu waktu shalat sehingga mengerjakan shalat ketika matahari terbit, dan jangan pula pada waktu matahari terbenam."(Shahih)
5 1370 Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Waki' -dalam jalur lain- Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair Telah menceritakan kepada kami bapakku dan Muhammad bin Bisyr keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami Hisyam dari bapaknya dari Ibnu Umar ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian menunda-nunda shalat sehingga mengerjakannya saat matahari terbit, dan jangan pula saat terbenamnya, karena matahari itu terbit di antara dua tanduk syetan."(Shahih)
6 1371 Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Waki' -dalam jalur lain- Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair Telah menceritakan kepada kami bapakku dan Ibnu Bisyr mereka berkata, Telah menceritakan kepada kami Hisyam dari bapaknya dari Ibnu Umar ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila sebagian matahari mulai terbit, maka tundalah shalat sampai matahari itu benar-benar terbit (dengan sempurna). Dan bila sebagian matahari itu mulai terbenam, maka tundalah shalat sampai matahari tersebut benar-benar terbenam."(Shahih)
7 1372 Dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Laits dari Khair bin Nu'aim Al Hadlrami dari Ibnu Hubairah dari Abu Tamim Al Jaisyani dari Abu Bashrah Al Ghifari ia berkata; Suatu ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengimami kami shalat Ashar di Mukhammas. Maka beliau bersabda: "Sesungguhnya shalat Ashar ini pernah diwajibkan kepada orang-orang yang sebelum kalian, tetapi mereka sia- siakan. Karena itu, siapa yang memelihara shalat ini, dia akan mendapatkan pahala ganda. Dan tidak boleh shalat sesudahnya, hingga bintang terbit." Dan telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb Telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin Ibrahim Telah menceritakan kepada kami bapakku dari Ibnu Ishaq ia berkata, telah menceritakan kepadaku Yazid bin Abu Habib dari Khair bin Nu'aim Al Hadlrami dari Abdullah bin Hubairah As Saba`i - ia adalah seorang yang tsiqqah (terpercaya) - dari Abu Tamim Al Jaisyani dari Abu Bashrah Al Ghifari ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah shalat Ashar bersama kami. Yakni hadits semisalnya.(Shahih)
8 1373 Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahb dari Musa bin Ali dari bapaknya ia berkata, saya mendengar Uqbah bin Amir Al Juhani berkata; "Ada tiga waktu, yang mana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang kita untuk shalat atau menguburkan jenazah pada waktu-waktu tersebut. (Pertama), saat matahari terbit hingga ia agak meninggi. (Kedua), saat matahari tepat berada di pertengahan langit (tengah hari tepat) hingga ia telah condong ke barat, (Ketiga), saat matahari hampir terbenam, hingga ia terbenam sama sekali. (Shahih)